sJusuf Kalla Logikanya Indonesia Harus Berpihak kepada Iran
Info NUNUKAN – Jusuf Kalla Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menyatakan bahwa secara logika Indonesia seharusnya berpihak kepada Iran dalam konflik yang melibatkan Israel dan Amerika Serikat.
Menurutnya, prinsip dasar dalam konflik internasional adalah mendukung pihak yang diserang. Dalam situasi yang terjadi saat ini, Iran dianggap sebagai negara yang menerima serangan militer.
“Logikanya kita harus berpihak kepada negara Iran itu,” kata Jusuf Kalla kepada wartawan.
Ia juga menilai bahwa keberpihakan tersebut tidak harus dilihat dari perbedaan mazhab dalam Islam. Meski Iran mayoritas beraliran Syiah, Indonesia tetap dapat menunjukkan solidaritas sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia.
Jusuf Kalla menegaskan bahwa sikap tersebut juga sejalan dengan prinsip keadilan dalam hubungan internasional.
JK Soroti Konflik Timur Tengah: Indonesia Sebaiknya Mendukung Iran
Tokoh nasional Jusuf Kalla menilai Indonesia seharusnya tidak bersikap netral dalam konflik yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat.
Menurutnya, sikap yang paling logis adalah berpihak kepada negara yang diserang. Dalam konflik yang memanas di Timur Tengah, Iran dinilai berada dalam posisi tersebut.
Ia juga menekankan bahwa solidaritas terhadap Iran tidak berarti mengabaikan upaya diplomasi. Indonesia tetap dapat memainkan peran penting sebagai negara yang mendorong perdamaian di kawasan.
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan militer yang memicu kekhawatiran global terhadap potensi perang yang lebih luas.
Baca Juga: BMKG Hujan Ringan hingga Sedang Guyur Sejumlah Wilayah Jakarta Hari Ini
Jusuf Kalla Dorong Indonesia Bersimpati kepada Iran
Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan pandangannya bahwa Indonesia sebaiknya menunjukkan simpati kepada Iran di tengah konflik dengan Israel.
Menurut JK, posisi moral Indonesia seharusnya jelas ketika ada negara yang menjadi korban serangan. Ia menilai prinsip tersebut penting untuk menjaga konsistensi politik luar negeri Indonesia.
Ia juga menyebut bahwa meskipun terdapat perbedaan mazhab antara masyarakat Indonesia dan Iran, hal itu tidak seharusnya menjadi penghalang untuk menunjukkan solidaritas.
JK menilai dukungan tersebut juga mencerminkan nilai kemanusiaan dan keadilan dalam hubungan internasional.
K: Indonesia Jangan Netral, Harus Bela Negara yang Diserang
Dalam pandangannya mengenai konflik Timur Tengah, Jusuf Kalla menilai Indonesia tidak seharusnya bersikap sepenuhnya netral.
Menurutnya, dalam konflik antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat, Indonesia perlu melihat siapa pihak yang pertama kali menjadi korban serangan.
Jika sebuah negara diserang, kata JK, maka secara moral negara lain seharusnya memberikan dukungan kepada pihak tersebut.
Ia juga mengingatkan bahwa Indonesia sebagai negara besar di dunia Islam memiliki tanggung jawab moral dalam menyuarakan keadilan di tingkat global.
Singgung Peran Indonesia di Tengah Konflik Iran
Selain menyatakan bahwa Indonesia secara logika harus berpihak kepada Iran, Jusuf Kalla juga menyinggung pentingnya peran Indonesia dalam diplomasi internasional.
Ia menilai Indonesia dapat memanfaatkan forum internasional seperti Board of Peace untuk mendorong penyelesaian konflik yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat.
Menurutnya, forum tersebut seharusnya digunakan secara maksimal untuk meredakan ketegangan dan mencegah eskalasi perang yang lebih luas.





