Pakar China Bongkar Kelemahan Rudal Iran Ungkap Celah Sistem Pertahanan AS
Info NUNUKAN – Pakar China Bongkar Kelemahan Sejumlah analis militer di China menilai kemampuan rudal Iran dalam beberapa konflik terbaru menunjukkan adanya celah dalam sistem pertahanan Amerika Serikat. Menurut mereka, teknologi rudal yang dimiliki Iran semakin berkembang dan mampu menembus berbagai lapisan pertahanan modern.
Beberapa pengamat militer menyebut rudal Iran dirancang untuk terbang rendah dan memiliki kecepatan tinggi sehingga sulit dideteksi radar. Salah satu contohnya adalah rudal anti-kapal supersonik yang mampu melaju hingga beberapa kali kecepatan suara.
Pakar militer China menilai perkembangan teknologi tersebut membuat sistem pertahanan tradisional menjadi kurang efektif jika tidak diperbarui secara signifikan.
Mereka juga menilai kemampuan Iran dalam mengembangkan berbagai jenis rudal menjadi faktor yang dapat mengubah keseimbangan militer di kawasan Timur Tengah.
Analis China: Serangan Rudal Iran Jadi Bukti Pertahanan AS Tidak Kebal
Pakar pertahanan China menilai serangan rudal yang diluncurkan Iran dalam beberapa konflik regional menjadi bukti bahwa sistem pertahanan Amerika Serikat tidak sepenuhnya kebal terhadap ancaman modern.
Menurut para analis tersebut, strategi Iran memanfaatkan rudal berkecepatan tinggi dan terbang rendah membuat sistem radar lebih sulit mendeteksi target secara cepat.
Rudal jelajah anti-kapal seperti CM-302 misalnya dirancang untuk meluncur dekat permukaan laut sehingga sulit diintersepsi oleh sistem pertahanan kapal perang.
Para pakar menilai strategi tersebut menunjukkan bagaimana negara dengan anggaran militer lebih kecil masih dapat menantang kekuatan militer besar melalui teknologi rudal.
Baca Juga: Yogyakarta Kembangkan Program Warung Milik Rakyat
Pakar China Ungkap Kelemahan Sistem Pertahanan AS di Tengah Ancaman Rudal Iran
Sejumlah pakar keamanan dari China menilai meningkatnya kemampuan rudal Iran menunjukkan adanya tantangan serius bagi sistem pertahanan Amerika Serikat.
Menurut mereka, perkembangan teknologi rudal membuat sistem pertahanan udara dan laut harus terus diperbarui agar mampu menghadapi ancaman baru.
Pakar tersebut menjelaskan bahwa rudal modern kini memiliki kemampuan manuver tinggi, kecepatan supersonik, dan teknologi penghindaran radar yang membuatnya lebih sulit dicegat.
Selain itu, penggunaan taktik peluncuran massal atau “salvo” juga dapat membebani sistem pertahanan sehingga sebagian rudal dapat menembus pertahanan.
Para analis menilai situasi ini menjadi pengingat bahwa dominasi militer tidak selalu menjamin sistem pertahanan yang sempurna.
Rudal Iran Dinilai Uji Ketahanan Sistem Pertahanan Amerika
Para analis militer China menyebut perkembangan teknologi rudal Iran menjadi ujian bagi efektivitas sistem pertahanan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Menurut mereka, kemampuan rudal yang dapat terbang rendah dan cepat memberikan tantangan besar bagi radar dan sistem intersepsi.
Teknologi tersebut dirancang untuk mempersingkat waktu reaksi sistem pertahanan, sehingga memperkecil peluang rudal dapat dicegat sebelum mencapai target.
Para pakar menilai bahwa perkembangan ini memperlihatkan bagaimana persaingan teknologi militer global terus berkembang, dengan berbagai negara berupaya mengembangkan senjata yang mampu menembus sistem pertahanan canggih.
Analis China: Dominasi Militer AS Diuji oleh Teknologi Rudal Iran
Sejumlah pengamat militer China menilai kemampuan rudal Iran yang terus berkembang menunjukkan bahwa dominasi militer Amerika Serikat menghadapi tantangan baru.
Menurut mereka, sistem pertahanan yang selama ini diandalkan oleh AS dan sekutunya tidak selalu mampu menghadapi teknologi rudal generasi terbaru.
Rudal supersonik dengan jangkauan ratusan kilometer dan kemampuan terbang rendah dinilai dapat meningkatkan peluang untuk menembus pertahanan lawan.















